Cari Artikel

image
Bimbingan Al-QuranAl-Quran
Program bimbingan Tahsin dan Tahfidz Al-Quran.
image
Kajian RutinKajian
Kajian rutin Ikhwan dan Akhwat yang terjadwal.
image
Amil Zakat dan SodaqohAmil ZIS
Penyaluran ZIS yang terprogram sesuai syariat.
 

Maksiat Menghambat Perjalanan Hati Menuju Alloh ta'aala

Diantara dampak buruk maksiat adalah pelakunya akan mati hatinya dan terkunci hatinya, akhirnya ia menjadi orang yang lalai dan tidak mau menerima kebenaran. Allah berfirman,

 كَلَّا بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

 “Sekali-kali tidak (demikian), sesungguhnya apa yang mereka selalu usahakan itu menutup hati mereka.” (Al-Muthaffifun: 14)

Berkata Al-Hasan Al-Bashri, “Itu adalah dosa diatas dosa hingga membutakan hati.”(Hilyatul Auliya’: 2/351, Al-Uqubaat, Ibnu Abid Dunyaa: no. 70.)

Apabila telah bertumpuk kemaksiatan, maka hati pun akan berkarat, semakin lama karat tersebut bertambah sehingga akan membuat hati menjadi tertutup. Sehingga ia akan jauh dari petunjuk dan menjadi bulan-bulanan bagi musuh.

Di antara pengaruh kedurhakaan ialah melemahkan perjalanan hati kepada Allah dan hari akhirat,dapat menghambat,menghentikan dan membatalkan perjalanan,sehingga tidak membiarkannya mengayunkan satu langkah pun kepada Allah.Ini belum lagi jika ia justru menyurutkan langkah kebelakang.Sebab dosa itu memang menghambat hati yang sedang berjalan dan melemahkan pencarian.

Boleh jadi dosa itu mematikan hati,atau membuatnya jatuh sakit hingga kronis,atau melemahkan kekuatannya,dan itu pasti,hingga kelemahannya berakhir pada delapan hal yang dimintakan perlindungan oleh Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,yaitu:Kekhawatiran dan kesedihan, kelemahan dan kemalasan, kelemahan hati dan kebakhilan, rongrongan hutang dan pemaksaan orang. (HR. Bukhari No. 6008 dan Muslim No. 2706)

Masingh-masing di antara dua perkara ini merupakan pasangan.

Kekhawatiran dan kesedihan merupakan pasangan.Sesuatu yang dibenci hati dari suatu masalah yang akan terjadi pada masa mendatang disebut kekhawatiran.Bila sudah terjadi dan berlalu, disebut kesedihan.

Kelemahan dan kemalasan merupakan merupakan pasangan.Jika manusia tak mendapatkan sebab-sebab kebaikan dan keberuntungan, sementara dia tidak memiliki kesanggupan, maka hal itu disebut kelemahan, dan jika tidak ada keinginan, disebut kemalasan.

Kelemahan hati dan kebakhilan merupakan pasangan.Ketidakmampuan mendatangkan manfaat dengan badan disebut kelemahan hati, dan jika ketidakmampuan itu dengan harta, disebut kebakhilan.

Rongrongan hutang dan pemaksaan orang merupakan pasangan.Kekuasaan orang lain terhadap dirinya dengan cara yang benar, disebut rongrongan hutang, dan kekuasaannya tidak secara benar disebut pemaksaan.

Maksudnya, dosa merupakan sebab yang paling kuat untuk mendatangkan delapan perkara ini,di samping ia juga mendatangkan keadaan yang berat, puncak kesengsaraan, keburukan qadha’ dan kegembiraan musuh atas kemalangannya. Dosa juga merupakan sebab yang paling kuat untuk melenyapkan nikmat Allah, lalu berubah menjadi siksa dan kemurkaan-Nya.

Ikuti lanjutan kajiaan Kitab Ad-Daa’ wa ad-Dawaa’ disampaikan Oleh Ustadz Syukron Habibie Hafidzahullah. Pertemuan Tanggal 11 Juni 2016:

hadits-2

go-sunnah

Silakan Pilih

Klik 'tuk baca Al-Qur'an Online

Klik 'tuk 'ndengerin radio online

 

Mailing List

Masukan email anda:


Mailing List Assunnah-Qatar, adalah sebuah model media virtual yang diupayakan untuk menghidupkan sunnah, berdasarkan manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah yang sesuai dengan apa yang dipahami oleh As-Salafus As-Shalih, insya Allahu Ta'ala. Oleh karena itulah, menjadi sesuatu yang niscaya agar kita meniti manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Update Artikel

Masukan email anda:

Join us on facebook 16 Facebook

Tamu Online

We have 164 guests and no members online