Bahaya HAdits Dhoif dan Maudhu'
Format Kajian Video
Type Jakarta-Bogor
Added on Tuesday, 22 March 2011
Genre Manhaj
Length 0:00
Edition date 2009
Country
Label Hadits;
Catalog Number 126
Edition details
Tags Hadits

Review

Begitu banyak hadis lemah dan palsu beredar dalam masyarakat, maka kami tunjukkan sejumlah hadis-hadis sahih, tentang ancaman yang sangat berat dan azab yang sangat mengerikan kepada para pendusta dan pemalsu hadis atas Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.

Hadis-hadis tersebut ialah: "... Man kazaba a'laiya muta'ammidan falyatabawwa maq'adahu minannaar".

Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam:

"Barangsiapa yang berdusta atasku (yakni atas namaku) dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka." [[1]]

Dari Abi Hurairah, ia berkata. Telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam:

"Barangsiapa yang membuat-buat perkataan atas (nama) ku yang (sama sekali) tidak pernah aku ucapkan, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka". [[2]]

Dari Salamah bin Akwa, ia berkata. Aku telah mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:

"Barangsiapa yang mengatakan atas (nama)ku apa-apa (perkataan) yang tidak pernah aku ucapkan, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka". [[3]]

Kemudian Imam Ahmad meriwayatkan lagi (4/50) dengan lafaz.

"Tidak seorangpun yang berkata atas (nama)ku dengan batil, atau (ia mengucapkan) apa saja (perkataan) yang tidak pernah aku ucapkan, melainkan tempat duduknya di neraka". [[4]]

Dari Anas bin Malik, ia berkata:

"Sesungguhnya yang mencegahku menceritakan hadis yang banyak kepada kamu, (ialah) kerana Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah bersabda: Barangasiapa yang sengaja berdusta atasku (yakni atas namaku), maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka". [[5]]

Dari Abdullah bin Amr, ia berkata. Sesungguhnya Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah bersabda:
"Sampaikanlah dariku meskipun satu ayat, dan ceritakanlah tentang Bani Israil dan tidak ada keberatan (yakni berdosa), dan barangsiapa yang berdusta atas (nama) ku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya (yakni tempat tinggalnya) di neraka". [[6]]

Dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata. telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.
"Janganlah kamu berdusta atas (nama)ku.! kerana, sesungguhnya barangsiapa yang berdusta atasku, maka hendaklah ia memasuki neraka". [[7]]

Dari Mughirah (bin Syu'bah) radliyallahu 'anhu, ia berkata, Aku telah mendengar Nabi Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam bersabda:
"Sesungguhnya berdusta atasku tidaklah sama berdusta kepada orang lain (selainku), maka barangsiapa yang berdusta atas (nama)ku dengan sengaja, hendaklah ia mengambil tempat tinggalnya di neraka". [[8]]

Dari Watsilah bin Asqa', ia berkata. telah bersabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam.
"Sesungguhnya dari sebesar-besar dusta ialah, seorang mendakwa/mengaku (berbapak) kepada yang bukan bapaknya (yakni menasabkan diri kepada orang lain yang bukan bapaknya), atau (ia mengatakan) telah diperlihatkan kepada matanya apa yang (sebenarnya) matanya tidak pernah melihat (yakni ia mengaku telah bermimpi dan melihat sesuatu tetapi sebenarnya bohong)."

Dalam riwayat yang lain di jelaskan, atau (ia mengatakan),
"...telah diperlihatkan kepada kedua matanya dalam tidur (mimpi) apa yang tidak dilihat oleh kedua matanya (yakni ia mengaku telah bermimpi sesuatu padahal dusta), atau ia mengatakan atas (nama) Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam apa yang beliau tidak pernah sabdakan". [[9]]

Dari Abi Bakar bin Salim dari bapaknya (iaitu Salim bin Abdullah bin Umar) dari datuknya (iaitu Abdullah bin Umar), ia berkata, Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah bersabda:
"Sesungguhnya orang yang berdusta atas (nama)ku akan dibangunkan untuknya satu rumah di neraka". [[10]]

----------------------------------------------

[1] Lihat: Syarah Muslim (1/68) An-Nawawi, Fathul Bari (1/213) Ibnu Hajar. Tuhfatul Ahwaziy Syarah Tirmizi (7/418-420).
[2] Al-Fath 1/211 dan Syarah Muslim 1/68.
[3] Diringkas dari syarah Muslim 1/69-71 dan baca juga Al-Fath 1/210-214 & 7/310.
[4] Lihat juga Syarah Muslim 1/69.
[5] Muqaddimah Ibnu Shalah (hal. 47). Syarah Nukhbatul Fikr (hal. 80) Ibnu Hajar, Al Wadlu' fil Hadis (1/107), Taujihunnadazar ila Ushulil A-tsar (hal. 252)

Bahaya HAdits Dhoif dan Maudhu'

No more entries to show...

Items in this compilation

Chronology