Kategori Artikel Tazkiyatun Nufus

Tazkiyatun Nufus

Jangan Terpancing Emosi Oleh Tutur Kata Buruk Seseorang Yang Diarahkan Kepada Anda

Oleh
Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Saâdy (dari www.almanhaj.or.id)

Diantara perkara yang bermanfaat adalah hendaknya anda mengerti, bahwa tindakan menyakiti yang dilakukan orang kepada anda, khususnya dengan kata-kata yang buruk, tidaklah membahayakan anda, bahkan justeru membahayakan diri mereka sendiri. Kecuali, jika anda sibukkan diri anda untuk terus memikirkan tindakan mereka yang menyakiti itu dan anda izinkan ia untuk menguasai perasaan dan emosi anda. Maka, saat itulah akan membahayakan anda, sebagaimana membahayakan mereka juga. Namun, jika anda anggap angin lalu, tidaklah hal itu membahayakan anda sedikitpun.


ARAHKAN PIKIRAN KE SESUATU YANG BERMANFAAT DI SISI KEHIDUPAN RELIGI MAUPUN DUNIAWI.

Ketahuilah, bahwa hidup anda itu mengikuti alur pikiran anda. Jika pikiran-pikiran anda itu mengarah kepada hal-hal yang bermanfaat bagi anda di sisi kehidupan religi maupun duniawi, maka kehidupan anda adalah kehidupan yang indah lagi bahagia. Namun, jika tidak demikian, maka yang terjadi adalah sebaliknya.


MENATA HATI UNTUK MENGHARAP PAHALA ILAHI DALAM BERBUAT KEBAJIKAN.

Diantara sarana yang paling bermanfaat untuk mengusir kegundahan adalah hendaknya anda menata hati untuk tidak meminta ucapan terima kasih atau imbalan kecuali dari Allah. Jika anda berbuat baik untuk orang yang mempunyai atau yang tidak mempunyai hak atas diri anda, sadarilah bahwa itu adalah hubungan ˜ubudiyyah anda dengan Allah. Karenanya, janganlah anda menaruh perhatian anda pada balasan terima kasih orang yang anda beri suatu jasa atau pemberian itu. Sebagaimana firman Allah dalam menceritakan sikap para hambaNya yang pilihan.

Artinya : Sesungguhnya kami memberi makan kepada kamu hanyalah karena mengharap wajah Allah, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih [Al-Insan : 9]

Prinsip ini lebih ditekankan dalam hubungan anda dengan keluarga, anak-anak dan orang-orang yang jalinan ikatan anda dengan mereka kuat. Maka, jika anda kuatkan hati anda untuk membuang jauh dari hati anda tindak buruk dari mereka, berarti anda telah membuat orang tenteram (tidak terganggu anda) dan sekaligus anda pun tenteram.


[Disalin dari buku Al-Wasailu Al-Mufidah Lil Hayatis Saâidah, edisi Indonesia Dua Puluh Tiga Kiat Hidup Bahagia, Penerjemah Rahmat Al-Arifin Muhammad bin Ma’ruf, Penerbit Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Saudi Arabia Jakarta]

Arsip Artikel

10-06-2007
Hukum Mengambil Gaji Lembur Tanpa Bekerja, Menerima Upah Tanpa Bekerja Adalah Khianat

HUKUM MENGAMBIL GAJI LEMBUR TANPA BEKERJAOlehSyaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin (www.almanhaj.or.id)PertanyaanSyaikh Muhammad bin Shalih Utsaimin ditanya : Saya karyawan di suatu instansi pemerintah, kadang-kadang kami dibayar upah lembur dari kantor...

Read more
12-07-2007
Hukum Asal Ibadah Adalah Terlarang

Rabu, 26 Juli 2006 10:05:17 WIBOlehSyaikh Ali bin Hasan bin Ali Al-Halabi Al-Atsary (www.almanhaj.or.id)Banyak orang yang mencampuradukkan antara ibadah dengan yang lainnya, dimana mereka berupaya membenarkan bid’ah yang dilakukan dengan...

Read more
06-01-2013
Berhentilah Merokok karena Allah, Saudaraku...
Berhentilah Merokok karena Allah, Saudaraku...

Mari kita sampaikan kepada saudara-saudara kita yang masih merokok, bahwa Allah Ta’ala telah berfirman:     وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا     “Dan janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah...

Read more
26-07-2007
Wasiat Berbuat Baik Kepada Orang Tua Tatkala Keduanya Berusia Lanjut
Wasiat Berbuat Baik Kepada Orang Tua Tatkala Keduanya Berusia Lanjut

Senin, 8 Maret 2004 13:26:45 WIBOlehAl-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Berbuat baik kepada kedua orang tua hukumnya wajib, baik waktu kita masih kecil, remaja atau sudah menikah dan sudah mempunyai...

Read more
14-05-2010
10 Hal yang membatalkan keislaman
10 Hal yang membatalkan keislaman

Segala puji untuk Allah Subhanahu wa Ta'ala yang telah memberikan hidayah kepada hamba-hamba-Nya dalam mentaati perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya. Shalawat beserta salam tercurahkan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa...

Read more
08-10-2008
Kewajiban Orang Yang Ingin Haji

Oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin  (www.almanhaj.or.id)   Pertanyaan. Syaikh Abdullah bin Abdurrahman bin Jibrin ditanya : Apa yang harus dilakukan bagi orang yang ingin pergi haji dan umrah ? Jawaban. Barangsiapa bertujuan melakukan...

Read more
25-02-2009
Studi Kritis Tentang Akidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah dan Sikap Pergerakan Islam Modern Terhadapnya-3

www.alsofwah.or.id  oleh : Prof. DR. Nashir bin Abdul Kariem al-’Aql   Kajian ini meliputi: 1. Ringkasan Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah. 2. Berpegang teguh kepada Aqidah Ahlus Sunnah adalah merupakan perkara...

Read more
10-02-2010
Islam Diantara Hantaman Badai Peradaban Kuffar
Islam Diantara Hantaman Badai Peradaban Kuffar

 Penulis : Al-Ustadz Muslim Abu Ishaq Al-Atsari Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiallahu 'anhu, Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:((لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ وَ ذِرَاعًا بِذِرَاعٍ , حَتَّى...

Read more
21-05-2007
Sirah Nabawiyah : Keberangkatan ke Khaibar ( 8 Muharram ,7 H )

Keberangkatan Ke KHAIBAR (8 Muharram, 7 H)Senin, 17 Oktober 05 Sepulangnya dari Al-Hudaibiyah, Rasulullah SAW menetap di Madinah selama bulan Dzulhijjah dan sebagian bulam Muharram. Pada akhir bulan Muharram, beliau...

Read more
12-05-2008
Larangan Berbuat Riya'

Syaikh Salim bin 'Ied al-Hilali     (www.alislamu.com)  Allah SWT berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri...

Read more
You are here: Artikel Tazkiyatun Nufus Jangan Terpancing Emosi Oleh Tutur Kata Buruk Seseorang Yang Diarahkan Kepada Anda
Update artikel terbaru kami melalui e-mail antum, mau mendaftar?! Klik di sini!

Silakan Pilih!

Mutiara Hadits

"Sesungguhnya Allah menghalangi taubat setiap pelaku kebid'ahan."
(HR. Baihaqi, Thabrani, dan lain-lain)