Artikel Kategori Tauhid

Tauhid

 Kajian Ummahat Doha
Syarah Asmaul Khusna - Al-Karim, Al-Akrom dan Al-Rauf
Disampaikan oleh Ustadz Isnan Abu Abdus Syahid Hafidzahullah

Al KarimNama Alkariim dan Alakrom dan Arrauf berasal dari kata karom. Terdapat dalam 3 ayat dalam Al-quran, yaitu:

Allah Azza wa Jalla berfirman dalam QS An Naml ayat 40:

فَلَمَّا رَآَهُ مُسْتَقِرًّا عِنْدَهُ قَالَ هَذَا مِنْ فَضْلِ رَبِّي لِيَبْلُوَنِي أَأَشْكُرُ أَمْ أَكْفُرُ وَمَنْ شَكَرَ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ رَبِّي غَنِيٌّ كَرِيمٌ

“Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, ia pun berkata: “Ini termasuk karunia Rabbku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Rabbku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.

Allah Azza wa Jalla berfirman dalam Al-Infithar ayat 6:

يَا أَيُّهَا الْإِنْسَانُ مَا غَرَّكَ بِرَبِّكَ الْكَرِيمِ

“Hai manusia, apa yang telah memperdaya kamu (berbuat durhaka) terhadap Rabbmu Yang Maha Pemurah”.

Juga Allah Azza wa Jalla berfirman dalam surat Al-Mukminun ayat 116.

فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) 'Arsy yang mulia.

Bacaan Al-Kariim di sini dibaca AL-Kariimi (Lafadz Hafz) sifat mengikuti Arsy. Artinya sifat dari Arsy. Dan ini bukan sifat Alloh ta'aala (Karena Arsy adalah makhluk). Tapi Riwayat Ibnu Katsir dan lainnya membacanya Al-Kariimu maka ikut kata Robbu, sehingga sifat rob (Nama Alloh ta'aala).

Berikut ini kita sebutkan beberapa penjelasan para ulama pakar bahasa Arab tentang makna Al–Kariim.

Ibnu Faris menyebutkan, bahwa asal kata karam menunjukkan dua makna; salah satunya adalah kemulian (Mu’jam Maqayiis Lughah, 5/139).

Berkata Ibnu Qutaibah, “Al-Kariim artinya Pemaaf, Allah adalah Al-Kariim yang memaafkan dosa para hamba-Nya yang beriman.” (Mu’jam Maqayiis Lughah, 5/139).

Berkata pula Imam Al-Azhary, “Al-Kariim salah satu dari sifat-sifat Allah dan nama-Nya. yaitu Zat yang amat banyak memiliki kebaikan, amat pemurah, pemberi nikmat dan keutamaan. Al-Kariim adalah nama yang tercakup di dalamnya segala sifat yang terpuji, maka Allah adalah Kariim (Mahamulia) amat terpuji segala perpuatan-Nya.” (Tahdziib Al-Lughah, 3/374).

Ibnu Mantzur menjelaskan, “Al-Kariim salah satu dari sifat-sifat Allah dan nama-Nya. yaitu Zat yang amat banyak memiliki kebaikan, amat pemurah lagi pemberi. Yang tidak pernah habis pemberiannya, Dia-lah Zat Yang Mahamulia secara mutlak. Al-Kariim adalah nama yang tercakup di dalamnya segala kebaikan, kemulian dan keutamaan. Dan Al-Kariim adalah nama yang tekumpul di dalamnya segala hal yang terpuji. Maka, Allah adalah Kariim (Mahamulia) amat terpuji segala perpuatan-Nya, Rabb yang memiliki ‘Arasy yang mulia lagi agung.” (Lisaanul Arab, 12/510).

Al-Akrom menunjukkan isim tafdzil artinya melebihkan. Terdapat dalam surat Al-Alaq ayat 3.

اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ

Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,

Diambil dari kata Al-Karom (Lawan kata Allu'um artinya rendah, hina atau bakhil) berarti pemurah, mulia atau dermawan.Seperti disebutkan Ibnu Mantzur dalam lisanul Arab.

Imam Ibnul Arabi menyebutkan hal ini menunjukkan makna Al-kariim sebagai berikut:

1. Banyak kebaikan yang diberikan kepada makhluk Nya.
2. Nama ini menunjukkan kebaikan yang terus menerus.
3. Kebaikan itu mudah didapatkan.

4. Menunjukkan sifat dekat Alloh taaala kepada hambanya. Seperti dlm surat Albaqoroh ayat 186.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. Al Baqarah: 186)

5. Alloh yang memberikan kemuliaan kepada makhluk yang dimuliakanNya di bumi.  Dalam Surat Al-Hajj ayat 18.

وَمَنْ يُهِنِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاءُ ۩

Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. Sesungguhnya Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.

6. Dzat yang tidak pernah mengharapkan imbalan.

7. Yang memberikan tanpa sebab.

8. Tidak pilih kasih dalam memberikan sesuatu. Alloh memberikan kepada orang kafir di dunia nikmat yang lebih, tetapi di akhirat hanya untuk orang mukmin.

9. Memberikan sesuatu kepada yang memerlukan ataupun tidak memerlukan.

10. Dzat yang apabila berjanji menepati janjiNya.

11. Allah tidak menyia-nyiakan hamba yang kembali kepadaNya. Dalam QS Al-Kahfi ayat 30.

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ إِنَّا لَا نُضِيعُ أَجْرَ مَنْ أَحْسَنَ عَمَلًا

Sesunggunya mereka yang beriman dan beramal saleh, tentulah Kami tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang mengerjakan amalan(nya) dengan yang baik.

12. Allah memberikan ganjaran yang lebih.

Hadits Qudsi yang menceritakan tentang gambaran surga berikut ini,

أعددت لعبادي الصالحين ما لا عين رأت ولا أذن سمعت ولا خطر على قلب بشر

“Kami sediakan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih sesuatu, yang tak pernah terlihat oleh mata, tak pernah terdengar oleh telinga dan tak pernah terlintas oleh hati manusia…”

Nama Allah Al-Rauf disebutkan dalam 10 ayat dalam Al-Quran.  Dari 10 itu ada 8 nama Arrauf digandengkan dengan Arrahim.

Arrauf diambil dari kata Ra'fah artinya: 
1. Rahmat atau kasih sayang.
2. lebih tinggi dari rahmat.

Imam As-Zajaj dalam Kitab Istiqoqul Atsma: Makna rafah dan rahmat adalah satu makna. Perbedaannya Ar Ra'fah adalah tahapan selanjutnya setelah rahmat.

Dari segi makna

Imam Tobari dalam tafsir nya menjelaskan makna Ra'fah adalah memiliki makna yang lebih dari rahmat, dan Dia umum kepada seluruh makhluk di dunia dan sebagian makhluk di akhirat.

Imam Qurtubi menjelaskan Ra'fah adalah kata yang menunjukkan nikmat dari seluruh sisi tidak ada rasa sakit atau Tidak ada yang memberatkan. Rahmat bisa jadi disatu sisi ada sakitnya meskipun ujungnya adalah nikmat atau rahmat.

Dalam QS Albaqarah ayat 143

وَكَذَٰلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِتَكُونُوا شُهَدَاءَ عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا ۗ وَمَا جَعَلْنَا الْقِبْلَةَ الَّتِي كُنْتَ عَلَيْهَا إِلَّا لِنَعْلَمَ مَنْ يَتَّبِعُ الرَّسُولَ مِمَّنْ يَنْقَلِبُ عَلَىٰ عَقِبَيْهِ ۚ وَإِنْ كَانَتْ لَكَبِيرَةً إِلَّا عَلَى الَّذِينَ هَدَى اللَّهُ ۗ وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِيعَ إِيمَانَكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِالنَّاسِ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ

Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi orang-orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah; dan Allah tidak akan menyia-nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia.

Dalam ayat ini sholat yang berlalu tetap dicatat. Menunjukkan sifat Al-kariim, Akrom dan Arrauf yang Alloh miliki.

Jika tidak memahami makna Nama-nama Alloh ta'aala maka akan menjadi isti'jal. Doa dianggap tidak dikabulkan.

Faedah yang dipetik dari mempelajari nama-nama Alloh ta'ala:

1. Cinta kepada Alloh ta'ala semakin bertambah. Dan konsekuensi nya menjalankan perintah Nya semakin lebih mudah. Sehingga ilmu adalah awal dari penghambaan.
2. Kita semakin malu kepada Alloh taaala saking banyaknya nikmat yang Alloh berikan, konsekuensi nya kita semakin taat kepada Alloh taaala dan malu bermaksiat.
3. Berusaha menjadi orang yang mulia dan dimuliakan Alloh ta'aala. Jangan yang dihinakan Allah meskipun kita tidak kaya, misalnya.
4. Kita berusaha sebisa mungkin menjadi orang yang pemurah, dermawan dan mulia, baik berupa harta, nasehat atau memanfaatkan kedudukan untuk membantu orang yang lemah.

Berikut video kajian materi di atas:

go-sunnah

Mailing List

Masukan email anda:


Mailing List Assunnah-Qatar, adalah sebuah model media virtual yang diupayakan untuk menghidupkan sunnah, berdasarkan manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah yang sesuai dengan apa yang dipahami oleh As-Salafus As-Shalih, insya Allahu Ta'ala. Oleh karena itulah, menjadi sesuatu yang niscaya agar kita meniti manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Update Artikel

Masukan email anda:

Join us on facebook 16 Facebook