Surat ini turun di Makkah dan ayatnya berjumlah 19 ayat. Allah Subhanahu wa ta’ala memulai surah ini dengan menjelaskan keutamaan Rasul Nya yang mulia yaitu dengan diturunkan kepadanya Alquran karim sebagai mukjizat yang kekal abadi,karena Alquran adalah satu nikmat Alllah Subhanahu wa ta’ala yang paling besar di antara nikmat-nikmat yang lainnya.

Tatkala Nabi Sholallohu ‘alaihi wa sallam sedang bermunajat kepada Allah Subhanahu wa ta’ala di gua Hira,ketika itu turunlah wahyu pertama berupa Ayat-ayat Al quran al Kariim yaitu Surah Al alaq. Kemudian Allah Subhanahu wa ta’ala menceritakan tentang kedurhakaan manusia  dikarenakan kekuatan dan kekayaan besar yang mereka miliki yang di berikan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala. Sehingga dengannya mereka berani melanggar larangan Allah Subhanahu wa ta’ala disebabkan nikmat kekayaan yang mereka miliki.

Kemudian surah ini juga menjelaskan tentang kesengsaraan Abu jahl yaitu Fir’aunnya ummat ini yang senantiasa memusuhi, mengancam dan melarang Nabi Sallallahu alaihi wasallam untuk mengerjakan shalat sebagai dukungannya kepada peribadatan berhala dan sembahan mereka.

﴿ بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ﴾
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ﴿١﴾ خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ ﴿٢﴾ اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ ﴿٣﴾ الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ﴿٤﴾ عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ﴿٥﴾ كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَى ﴿٦﴾ أَن رَّآهُ اسْتَغْنَى ﴿٧﴾ إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى ﴿٨﴾ أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى ﴿٩﴾ عَبْدًا إِذَا صَلَّى ﴿١٠﴾ أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَى ﴿١١﴾ أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى ﴿١٢﴾ أَرَأَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّى ﴿١٣﴾ أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ اللَّـهَ يَرَى ﴿١٤﴾ كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعًا بِالنَّاصِيَةِ ﴿١٥﴾ نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ ﴿١٦﴾ فَلْيَدْعُ نَادِيَهُ ﴿١٧﴾ سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ ﴿١٨﴾ كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِب ﴿١٩﴾

( 1 )   Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,
( 2 )   Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.
( 3 )   Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,
( 4 )   Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,
( 5 )   Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
( 6 )   Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,
( 7 )   karena dia melihat dirinya serba cukup.
( 8 )   Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).
( 9 )   Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,
( 10 )   seorang hamba ketika mengerjakan shalat,
( 11 )   bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,
( 12 )   atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?
( 13 )   Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?
( 14 )   Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?
( 15 )   Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,
( 16 )   (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.
( 17 )   Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),
( 18 )   kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,
( 19 )   sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).

Makna Mufradat

Arti Mufradat
Jamak dari ‘Alaqah artinya segumpal darah. علق
Lebih mulia dan yang mulia. الأكرم
As-Saf’u artinya menarik dengan kasar, sedangkan An-Nashiyah artinya rambut di ubun-ubun. Maksudnya sebagai bentuk penghinaan. لنسفعن بالناصية
Yang memanggil. ناديه
Malaikat yang ditugaskan untuk mengurusi orang-orang kafir di neraka. Di dalamnya mereka dimasukkan secara paksa. الزبانية
Mendekatlah kepada Tuhanmu melalui ibadah. واقترب

Makna Surah Secara Umum :

  1. Bacalah apa saja yang telah Alloh wahyukan kepadamu ya Muhammad walaupun kamu ummi,sesungguhnya yang telah menciptakan manusia yang berakal dari darah yang kental  mampu untuk membatumu menghafal al-quran.
  2. Apabila Alloh memberi anugerah manusia ilmu maka akan jauh dari kesesatan dan tidak akan tertipu,tidak akan keluar juga dari batasan Alloh apabila dia melihat dirinya itu sdh cukup dengan harta dan diberi kesehatan. Apakah dia tidak ingat bahwa hartanya itu akan musnah? Semuanya akan kembali kepada Alloh untuk dihisab.
  3. Sungguh buruk sekali manusia yang berani kepada Alloh ta'aala yang telah melarang seorang hamba untuk melaksanaka sholat dan tunduk kepadanya. Selayaknya yang benar adalah memerintahkan untuk menunaikan hak hak Alloh, mentaatinya  karena mengakui nikmat  yang Alloh berikan kepadanya.Apakah dia tidak tau bahwa orang yang mendustakan para nabi dan berpaling dari amal sholih akan berakibat buruk? Dan apakah dia juga tidak tau bahwa Alloh mengetahui semua urusannya dan tahu akan amal-amalnya?.
  4. Tinggalkanlah wahai orang yang tertipu dari perbuatan dzolimmu,kemudian Alloh bersumpah bahwasannya apabila mereka tidak segera kembali maka Alloh akan mengadzabnya,merasalkan adzab yang pedih,akan dihinakan karena perbuatan dzolimnya. Tidak akan bermanfaat teman-temannya ketika kami memanggil tentara (malaikat) yang kasar untuk memaksa melemparkan wajah mereka kedalam neraka. Laksanakan sholat, istiqomahlah dan perbanyaklah taqorub dengan memperbanyak ketaatan.