Kategori Artikel Review Media Kajian

Audio Review

Seiring kemajuan zaman, banyak sendi-sendi agama yang telah dilupakan dan bahkan dilanggar, namun ini adalah suatu kenyataan kebenaran sabda Nabi:

لَا يَأْتِي عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُم

Tidak datang suatu masa kecuali yang setelahnya lebih buruk dari yang sebelumnya, sampai kalian bertemu dengan Rabb kalian.” (HR. Bukhari dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu)

Oleh sebab itu Nabi sholallohu'alaihi wasallam memuji generasi beliau dengan sabdanya: sebaik-baik masa adalah zaman ku. (HR. Bukhari dan Muslim dari Imran bin Al-Hushain). Karena dizaman itu nilai dan sendi-sendi Islam mewarnai kehidupan.

Dari sini kita ambil pelajaran bahwa moderen dan kemajuan zaman bukanlah menjadi ukuran kebaikan, maka jangan lah kita tertipu, dan berwaspadalah dari fitnah-fitnah yang senantiasa mengintai, apabila kita lengah dia akan masuk lalu kita lalai dan melupakan ajaran islam.

Diantara ajaran dan sendi islam yang banyak dilupakan dan bahkan ditinggalkan pada zaman ini adalah menyambung tali Silaturahim, tidak sedikit kita jumpai anak melawan orang tuanya gara-gara hal yang sepele, dan jika menikah dia lebih mengutamakan istrinya dan mengikuti segala kemauannya, dan banyak kisah nyata yang kita dengar tentang putusnya hubungan kerabat karena sebab harta dan warisan, dan ada yang tega membunuh saudara bahkan orang tua demi kemaslahatan pribadi.

Inilah sebagian fenomena serta kenyataan telah ditinggalkannya Silaturahim, yaitu suatu hubungan yang Allah perintahkan untuk disambung tapi justru diputuskan.

Sungguh amat keras ancaman Allah kepada mereka, rasulullah bersabda:

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعٌ

Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan tali silaturrahim, (HR.Bukhari dan Muslim).

Dan banyak lagi hadits-hadits tentang ancaman bagi pemutus tali silaturrahim, oleh sebab itu para ulama sepakat memasukkan perbuatan ini kedalam dosa besar.

Dalam tulisan ini akan dijelaskan beberapa point:

  1. Makna silaturrahim
  2. Ayat-ayat yang menunjukan silaturrahim
  3. Pembagian silaturrahim
  4. Keutamaanya
  5. Makna dan bahaya memutuskannya
  6. Sebab-sebab yang membawa kepada pemutusan
  7. Kiat-kiat menyambung silaturahim

Dengan harapan setelah kita membaca dan mengetahuinya kita bersemangat untuk mengamalkannya guna meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

Doha, 26 Jumadil Akhir 1435 H

Isnan Efendi Abu Abdus Syahid al-fujuti

Makalah Pentingnya Silaturahim                     Audio Kajian Daurah ini                              Video Kajian Daurah ini

 

go-sunnah

Mailing List

Masukan email anda:


Mailing List Assunnah-Qatar, adalah sebuah model media virtual yang diupayakan untuk menghidupkan sunnah, berdasarkan manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah yang sesuai dengan apa yang dipahami oleh As-Salafus As-Shalih, insya Allahu Ta'ala. Oleh karena itulah, menjadi sesuatu yang niscaya agar kita meniti manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Update Artikel

Masukan email anda:

Join us on facebook 16 Facebook