Kategori Artikel Akhlak dan Nasehat

Akhlaq dan Nasehat

Pendahuluan

Suatu hari nanti pasti akan datang waktunya bahwa semua kebenaran itu akan terungkap, semua yang di sembunyikan akan terlihat. Alloh ta'aala akan memperlihatkan keutamaan orang – orang yang bertaqwa dan kehinaan orang-orang yang bermaksiat. Demikian itulah hari kiamat, waktu tegaknya keadilan Alloh yang mengatur alam semesta.

Mengenai hari kiamat ini, Allah dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wasallam telah mengabarkan kepada kita baik itu melalui ayat-ayat al-Qur’an maupun melalui Hadits-hadits yang mulia. Salah satu Hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang menggambarkan keadaan hari kiamat adalah Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Dalam Hadits tersebut Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

عن عبد الله ابن مسعود رضى الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال : لا ترون قدم ابن ادم يوم القيامة من عند ربه حتى يسأل عن خمس : عن عمره فيم افناه وعن شبابه فيما ابلاه وعن ماله من اين اكتسبه فيم انفقه وماذا عمل فيما علم (اخرجه الترمذى)

“Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam di hari kiamat dari sisi RabbNya, hingga dia ditanya tentang lima perkara (yaitu): tentang umurnya untuk apa ia habiskan, tentang masa mudanya untuk apa ia gunakan, tentang hartanya dari mana ia dapatkan, dan dalam hal apa (hartanya tersebut) ia belanjakan serta apa saja yang telah ia amalkan dari ilmu yang dimilikinya.” (HR. at-Tirmidzi no. 2416, ath-Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, jilid 10, hal 8, no. 9772 dan Hadits ini telah dihasankan oleh Syaikh Albani dalam Silsilah al-Ahadits ash-Shahihah no. 946)

Mengenal Perawi Hadits

Dia adalah sahabat yang sangat mulya Abdullah Bin Mas’ud, termasuk sahabat yang pertama keislamannya dan yang menjaherkan Al-quran setelah Rosululloh sallallohu alaihi wasallam. Beliau sangat cerdas dan kuat hafalannya. Menemani RasulNya shallallahu ‘alaihi wasallam sekitar 20 tahun, tidak ada pekerjaan lain kecuali menuntut ilmu dan mendakwahkannya. Maka beliaulah madrasah ilmu yang bisa berpindah-pindah yang selalu di ikuti manusia dimana saja dia pergi untuk di ambil ilmu dari riwayatnya. Beliau telah meriwayatkan hadits dari Nabi sallallahu alaihi wasallam sekitar 848 hadits dan meninggal tahun 32 hijriyyah.

Petunjuk dari hadits ini

Seorang muslim wajib mengamalkan syariat Islam dalam kehidupannya agar mendapatkan balasan yang baik dari Alloh ta'aala. Barang siapa yang melalui hidupnya dengan kurang perhatian terhadap syar'iat Alloh maka akan mendapati siksaan Alloh di akhirat yang tidak  ada yang bisa menolong dan menebusnya. Orang yang berakal adalah orang yang bersungguh-sungguh menyiapkan jawaban yang tepat dari pertanyaan Alloh atas  pertanggung jawabannya di hari perhitungan.

Inti yang akan di hisab

Umur di gunakan untuk apa?...

Islam adalah agama yang sangat memperhatikan berbahayanya umur, sangat menghargai arti pentingnya masa. Maka dari itu Islam telah membuat batasan aktifitas harian supaya semua yang di lakukan oleh seorang muslim sesuai dengan peraturan Islam yaitu dengan ilmu syari ketika beramal dan beribdah. Waktu adalah kesempatan bagi orang-orang yang pandai untuk memperbanyak berbuat baik dan membangun negaranya. Umur manusia sudah tercatat di sisi Alloh dan suatu saat nanti akan menjandi saksi atas apa yang telah dikerjakan di hari perhitungan. Alloh Ta’ala berfirman :

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ ,وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

“Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula”.(Al-Zalzalah 7-8)

Hakekat umur  Kewajiban seorang muslim terhadap umur 
 Cepat berlalu  Bersegera melakukan amal baik
 Yang berlalu tidak akan membali lagi  Memanfaatkan waktu kosong untuk kebaikan
 Sesuatu yang paling berharga bagi manusia  Mengatur waktu dan amal

 

Waktu mudanya digunakan untuk apa?.....

Sesungguhnya masa muda adalah masa bersemi seorang hamba yang sangat berharga. Masa muda juga waktu berkembangnya akal dan jasad yang akan menghasilkan amal. Apabila dia diarahkan ke istiqomah dan kebaikan maka akan memberi kebaikan yang besar kepada ummat. Sebaliknya apabila di arahkan ke penyelewengan  maka akan berdampak buruk kepada ummat. Pemuda yang tumbuh diarea ketaatan akan terjaga lembaran-lembaran yang putih bersih, mudah baginya hisab dan Alloh akan mengganjarnya dengan ganjaran yang besar.

Kekhususan masa muda:

  • Masa muda merupakan modal dan harapan masa depan ummat
  • Masa muda adalah masa aktif dan kuat
  • Waktu muda cepat berlalu
  • Masa muda adalah masa yang penuh dengan perjuangan

Kewajiban seorang muslim dimasa muda

Seorang muslim wajib berusaha untuk mencapai cita-citanya yang tinggi untuk membangun potensi diri dan masyarakatnya. Berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang di ridhai Alloh ta’ala. Memanfaatkan waktu mudanya untuk kebaikan diri, keluarga dan masyarakat. Wajib istiqomah ketika beribadah, tawakkal dan merendahkan diri dihadapan Alloh ta’ala.

Harta dari mana dia dapat dan di infaqkan kemana?...

Harta adalah rizqi yang Alloh anugerahkan kepada hambanya. Merupakan amanah yang Alloh ta'aala tumpukan diatas pundaknya. Akan ditanyakan pada hari kiyamat ‘darimana dia dapat dan di infaqkan ke mana’.

Karakteristik harta Kewajiban seorang muslim terhadapnya 
 Harta hanyalah wasilah untuk mendapatkan kehidupan yang baik dan mulia  Berusaha semaksimal mungkin ketika mencari dan menginfakkannya di jalan yang di ridhoi Alloh dan halal
 Harta untuk membangun dan kebaikan  Mengembangkan dan mengivestasikannya di jalan yang syar’i
 Harta adalah sarana untuk ketaatan  Sarana untuk menunaikan haq orang faqir dalam rangka beribadah kepada Alloh ta’ala

 

Dari ilmumu apa saja yang sudah kamu amalkan?...

Islam menggabungkan antara ilmu dan amal. Tidaklah ada ilmu kecuali sarana saja untuk tujuan yang sangat penting yaitu Amal untuk kemaslahatan hati dan memperbaiki akhlaq. Tidaklah ada kebaikan ilmu tanpa amal. Alloh ta’ala pada hari kiamat nanti akan menanyakan apa yang sudah dia amalkan terhadap ilmu yang sudah dia dapat.

Karakteristik ilmu   Kewajiban seorang muslim terhadap ilmu
 Ilmu menghidupkan hati  Menghidupkan ilmu dengan ibadah amali dan perilaku yang baik
 Ilmu adalah sarana mengetahui nikmat Alloh dan mengetahui semua ciptaannya  Berusaha untuk  mendapatkan ilmu
 Dengan ilmu akan menjadi kuat dan mulia  Mempelajari ilmu yang bermanfaat
Ilmu akan membuang khurofat dan tradisi jahiliyyah Memantapkan ilmu sehingga sampai kepada penemuan yang ilmiyyah

 

Barangsiapa yang bisa menjawab dan mempertanggungjawabkan kelima perkara tersebut kelak di hari kiamat, maka dia akan menjadi orang yang beruntung. Dan dengan izin Allah, dia pun akan mendapatkan apa-apa yang telah Allah janjikan kepada hamba-hambaNya yang bertakwa berupa kenikmatan-kenikmatan surga. Namun apabila ia tidak bisa mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah, maka sungguh dia termasuk orang-orang yang celaka dan mendapatkan adzab yang pedih dariNya.

Semoga kita digolongkan oleh Allah ke dalam orang-orang yang bisa memanfaatkan umur, masa muda, harta, dan ilmu dengan sebaik mungkin agar kelak kita bisa mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah. Dan semoga Allah memudahkan kita untuk bisa berkumpul dengan orang-orang yang shalih dari kalangan Nabi dan Rasul serta orang-orang yang sejalan dengan mereka.

Ikuti Kajian materi ini oleh Ustadz Syukron Habibie Hafidzahullahuta'aala:

;

go-sunnah

Mailing List

Masukan email anda:


Mailing List Assunnah-Qatar, adalah sebuah model media virtual yang diupayakan untuk menghidupkan sunnah, berdasarkan manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah yang sesuai dengan apa yang dipahami oleh As-Salafus As-Shalih, insya Allahu Ta'ala. Oleh karena itulah, menjadi sesuatu yang niscaya agar kita meniti manhaj Ahlus Sunnah Wal Jama'ah.

Update Artikel

Masukan email anda:

Join us on facebook 16 Facebook